Seberapa Rumit Gaya Helikopter Saat Bercinta?

  • Hemat
  • Oct 14, 2022

Belakangan ini gaya helikopter saat bercinta sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan pasangan suami istri, terlebih bagi mereka yang baru saja menikah.

Hal itu bukan tanpa alasan, karena melakukan gerakan gaya helikopter dinilai lebih rumit ketimbang posisi sex pada umumnya lho. Lantas, seberapa rumitkah gaya helikopter tersebut? Nah, untuk kamu yang penasaran dengan gaya helikopter, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Berbagai Versi Gaya Helikopter

Menurut informasi yang didapat, setidaknya gaya helikopter dalam bercinta itu terdiri dari dua versi. Tentu saja pada masing-masing versi gaya helikopter tersebut memiliki tingkat kesulitannya tersendiri. Adapun mengenai dua versi gaya helikopter yang akan dibahas seperti berikut:

1. Gaya Helikopter Versi Mudah

Gaya helikopter versi mudah ini biasanya dilakukan oleh para pasangan suami istri pemula. Mengenai caranya, maka si istri harus memposisikan tubuhnya secara tengkurap rata dengan bertumpu pada bagian siku dan jari kaki (posisi menyerupai gerakan plank).

Begitu pun dengan posisi si suami yang akan seperti itu, namun tubuhnya harus menghadap ke arah yang berlawanan atau menyamping.

2. Gaya Helikopter Versi Sulit

Meski dikategorikan sebagai versi sulit, namun gaya helikopter ini merupakan yang paling umum dilakukan lho.

Untuk mempraktekannya, maka posisi tubuh si istri harus tengkurap dengan bertumpu pada bagian siku dan lutut seperti gerakan doggy style. Sedangkan si suaminya akan tengkurap dengan posisi tubuhnya mengarah ke samping.

Tips Agar Aman dan Nyaman Saat Melakukan Gaya Helikopter

1. Melakukan Peregangan Terlebih Dulu

Dianjurkan bagi masing-masing pasangan untuk melakukan peregangan terlebih dulu, khususnya para suami agar nantinya otot pada tubuh tidak mengalami kram ketika melakukan gaya helikoper saat bercinta.

Dalam hal ini, maka suami maupun istrinya bisa melakukan peregangan kurang lebih sekitar 3 sampai 5 menitan.

2. Melakukan Foreplay

Memang tidak bisa dipungkiri lagi bahwa foreplay menjadi ritual yang wajib dilakukan untuk menghindari risiko cedera ketika bercinta dengan gaya helikopter.

3. Bila Perlu Menambahkan Stimulasi Klitoris

Tak sedikit pasangan suami istri yang sudah mulai merasa jenuh dengan sensasi bercinta yang begitu-begitu saja. Oleh karena itu, penambahan stimulasi klitoris merupakan pilihan paling tepat untuk menciptakan sensasi yang lebih menarik.  

Adapun mengenai stimulasi klitoris yang dimaksud, yaitu si istri harus menggunakan alat bantu sex seperti vibrator.

4. Menggunakan Pelumas

Menurut kabar yang beredar, penggunaan pelumas bertujuan untuk memperlancar saat melakukan gaya helikopter dalam bercinta.

Bukan hanya itu, penggunaan pelumas juga akan memudahkan si suami untuk melakukan penetrasi lho. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, penggunaan pelumas mampu mencegah terjadinya iritasi vagina ketika melakukan gaya helikoper.

5. Jangan Dilakukan Dengan Tergesa-gesa

Gaya helikopter yang dilakukan secara tergesa-gesa itu bisa memicu terjadinya cedera pada alat vital pria. Hal itu bukan tanpa alasan, karena biasanya posisi penis yang mengalami ereksi secara alami akan mengarah ke arah atas dan bukan kebawah.

Namun dalam melakukan gaya helikopter, maka penis yang ereksi akan mengarah ke bawah akibat adanya tekanan dari arah atas. Tentu saja jika gaya helikopter dilakukan secara tergesa-gesa akan membahayakan penis. Sedari itu, sebaiknya gaya helikopter saat bercinta harus dilakukan secara perlahan.

Nah, seperti itulah ulasan singkat mengenai seluk beluk seputar gaya helikopter. Bagaimana, apakah kamu juga tertarik untuk menerapkan gaya helikopter saat bercinta?